Kamis, 19 Juni 2008

Musim Pendaftaran Sekolah

Diantara bulan-bulan Juni sampai dengan Juli disetiap tahun, tentunya kesibukan orang tua khususnya yang mempunyai putra berusia 4 – 6 tahun, akan sibuk memasukkan anaknya ke taman kanak-kanak. Untuk itu sebaiknnya para orang tua sudah punya suatu daftar yang memuat sejumlah kriteria taman bermain atau TK yang baik. Untuk mendapatkan kriteria ini memang tidak mudah, karena kriteria baik dan buruk itu sifatnya sangat relative, sekalipun begitu tentunya ada beberapa persyaratan yang bisa dijadikan patokan dalam memilih taman bermain atau TK yang baik.

* Sarana Fisik
Sarana fisik adalah salah satu aspek yang penting yang bisa anda nilai, karena ini akan menyangkut masalah bangunannya , apakah sudah cukup kokoh, dalam arti memenuhi syarat standar bangunan yang layak, apakah sirkulasi udaranya baik, dan apakah kebersihan lingkungannya cukup terjaga ? hal ini yang penting untuk anda pertimbangkan.

* Alat permaianan
Perangkat atau alat-alat permaianan yang bermanfaat dalam membantu perkembangan anak. Lewat sarana ini anak bisa belajar banyak tentang konsep dalam kehidupan, misalnya konsep tentang bentuk, warna, dimensi serta jarak. Seyogiannya jumlah alat yang tersedia menjadi pertimbangan bagi anda untuk memasukan ke TK dimaksud.

* Setting kelas.
Kelas yang mengacu pada Teacher center, yakni dimana guru berdiri didepan dan anak duduk berderet-deret dihadapannya, merupakan setting kelas yang sangat kaku. Anak tidak leluasa bergerak, padahal bergerak adalah ciri dari kebutuhan anak-anak prasekolah. Adanya ruangan yang memungkinkan keleluasaan gerak adalah ciri kelas yang sehat bagi anak-anak seusia ini.

* Guru.
Dalam proses belajar mengajar ditingkat TK, yang utama adalah Guru harus aktif terlibat langsung, bukan hanya sekedar guru mengajar, kemudian anak belajar., melainkan harus juga ada unsur bermain yang terencana, tidak hanya sekedar bermain bebas , tetapi harus terencana.. dimana melalaui bermain , anak dapat belajar sesuatu. Dalam hal ini guru hanya bertindak sebagai fasilitator atau pengarah, karena itu guru yang aktif, kreatif yang bersedia berlari, berjongkok dan berguling bersama anak-anak merupakan salah satunya.
Salah satu syarat lain adalah adanya potensi untuk menjadi teladan bagi anak-anak. Bukannkah kita tidak bisa mengajarkan apa yang bukan menjadi milik kita ? bagaimana mungkin guru bisa mengajar tentang kebersihan, apabila ia sendiri tidak cinta kebersihan.








* Alternatif kegiatan yang ditawarkan.
Semakin banyak kegiatan alternative yang ditawarkan semakin baik. Hal ini ada kaitannya dengan minat, upaya dan kreatifitas si Guru sendiri. Kelas yang syarat dengan aneka kegiatan adalah kelas yang memungnkinkan anak-anak untuk belajar banyak sekaligus mengembangakan seluruh aspek/bakat dalam dirinya.. kalau ini tidak terpenuhi, para orang tua wajib untuk membimbing putra-putrinya diluar jam sekolah, karena tanggung jawab utama pendidikan anak tetap menjadi tanggung jawab orang tua sepenuhnnya. Lembaga pendidikan hanya bertugas membantu orang tua dalam mendidik anak selama kurang lebih 2-3 jam setiap harinnya. Selebihnya anak berada di luar seokolah ?. (disdr:abunda).

Tidak ada komentar: